Minggu, Mei 04, 2014

Samsung Galaxy Star Plus, Ponsel Pemula Berdesain Klasik

Informasi Harga Handphone 2014 Sejak 2013, penjualan telepon seluler pintar berhasil melampaui ponsel fitur atau ponsel yang hanya punya kemampuan menelepon dan berkirim pesan. Menurut perusahaan riset independen IDC, hal ini bisa terjadi berkat harga ponsel pintar yang semakin murah dan jaringan data yang kian stabil.

Masih menurut IDC, pada 2013, pengapalan ponsel pintar mencapai 918,6 juta unit atau setara dengan 50,1 persen total pengapalan keseluruhan. Angka ini diprediksi bakal naik 1,5 miliar pada akhir 2017 nanti, yang artinya jumlah itu sama dengan dua pertiga total pengapalan.

Alasan ponsel pintar kian digemari adalah jenis ponsel ini dapat digunakan untuk membuka situs di Internet, mengakses e-mail, berfungsi sebagai alat navigasi GPS, bisa mencari lokasi kafe atau restoran favorit di sekitar pengguna, dan yang terutama adalah kemampuan terkoneksi ke jejaring sosial.


Samsung Galaxy Star Plus, Ponsel Pemula Berdesain Klasik


Di negara berkembang, seperti Indonesia, Cina, Brasil, dan India, permintaan terhadap ponsel pintar terus tumbuh dengan pesat. Bahkan, IDC memprediksi, pada suatu hari nanti, jumlah permintaan di negara-negara berkembang itu akan jauh melewati pasar negara maju, seperti di Amerika dan Eropa.

Nah, di Indonesia, pasar ponsel pintar juga terus menunjukkan tren pertumbuhan pesat. Belakangan, bukan hanya ponsel pintar kelas premium yang banyak diminati, melainkan juga ponsel pintar untuk para pemula. Samsung adalah salah satu vendor ponsel pintar global yang jeli melihat potensi pasar dalam kategori ini.

Hanya, di pasar pemula ini, harga menjadi sangat sensitif. Artinya, jika ada perbedaan harga sedikit saja, orang akan berpindah ke merek lain, meski teknologi yang diusungnya jauh lebih sederhana. Bulan lalu, Samsung melepas ponsel pintar terjangkau Galaxy Star Plus dan Galaxy Y Neo untuk pasar di Tanah Air.

Dalam sepekan terakhir, Tempo berkesempatan mencoba kedua ponsel pintar untuk kategori pemula ini. Harga yang ditawarkan cukup bersahabat, Galaxy Star Plus dibanderol Rp 1,2 juta dan Galaxy Y Neo Rp 950 ribu. Dengan harga itu, Samsung berharap mampu bersaing dengan vendor lokal, penguasa pasar pemula di Indonesia.

GALAXY STAR PLUS

Dari segi desain, tampilan Samsung Galaxy Star Plus mirip dengan ponsel keluarga Galaxy lainnya. Berbalut warna putih dengan lis perak dan setiap sudut melengkung, ponsel ini mudah dikenali sebagai ponsel buatan vendor asal Korea Selatan itu.

Dengan ketebalan sekitar 10,6 milimeter dan berat 121 gram, ponsel ini nyaman digenggam dan dimasukkan ke saku. Layar seluas 4 inci dengan teknologi TFT dan resolusi 800 x 480 piksel membuat ukuran ponsel ini sangat pas di tangan, tak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.

Bodinya terbuat dari plastik solid, yang menjadi ciri khas ponsel Samsung. Beberapa tombol fisik mengelilingi bagian tepi dan depan. Tombol untuk on/off ada di sisi kanan, sedangkan tombol volume ditempatkan di sisi kiri. Earjack 3,5 milimeter terletak di sisi atas dan port charger di bawah.

Di bagian muka, seperti ponsel Samsung lainnya, tombol fisik Home ada di tengah bawah, diapit tombol virtual Menu dan Back. Hanya, di bagian depan ini Tempo tak menemukan kamera sehingga dipastikan ponsel ini tak bisa digunakan untuk selfie. Kamera ada di bagian belakang dengan kekuatan 2 megapiksel.

Di bagian dalam, Samsung membenamkan prosesor single-core Cortex A5 dengan kecepatan 1 gigahertz dan didukung kapasitas RAM 512 megabita. Untuk penyimpanan, Galaxy Star Plus dilengkapi dengan memori internal 4 gigabita dan dapat ditambah hingga 32 gigabita berkat adanya slot kartu micro-SD.

Baterai yang diusungnya memiliki kekuatan 1.500 mAh, cukup untuk membuat Galaxy Star Plus ini hidup seharian penuh. Untuk pemakaian normal, Tempo mencatat daya tahan baterai bisa mencapai sekitar 20 jam, sehingga cukup tangguh untuk diajak berjalan seharian penuh.

Sistem operasi Android Jelly Bean membuat membuka berbagai aplikasi terasa lancar. Bermain game ataupun menonton video pun tak ada masalah. Konektivitas nirkabel melalui Wi-Fi ataupun Bluetooth sama-sama stabil dan memudahkan untuk mentransfer data, foto, ataupun video.

Dibanderol dengan harga sangat kompetitif dan hadir dalam variasi dua kartu SIM GSM, Samsung Galaxy Star Plus bisa dipertimbangkan bagi Anda yang ingin mencoba memakai ponsel Android untuk pertama kali. Tapi jangan berharap fitur mewah ada di ponsel ini, karena ini memang ponsel untuk pemula.

Semoga bermanfaat dan terimakasih sudah berkunjung.

 
Samsung Galaxy Star Plus, Ponsel Pemula Berdesain Klasik Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Harga HP